Mengapa Pembinaan Remaja jadi Kunci Ketahanan Keluarga? Ini Penjelasan Kemenag
Keluarga Sakinah, 06 Mei 2026, 10:01 WIB
Surabaya, Bimas Islam-- Pembinaan remaja menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan keluarga melalui penguatan nilai, karakter, dan keterampilan hidup sejak dini. Hal itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Lubenah, saat membuka Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Surabaya, Selasa (5/5/2026).
Ia menyebut, pembahasan mengenai keluarga sehat tidak dapat dimulai ketika seseorang telah memasuki kehidupan rumah tangga, tetapi harus dibangun sejak usia remaja.
“Ketika seseorang memasuki fase berkeluarga, ia membutuhkan fondasi yang kuat. Karena itu, pembinaan harus dimulai sejak remaja, saat nilai dan keputusan hidup mulai dibangun,” ujar Lubenah.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter dan arah kehidupan. Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan karakter.
Ia menjelaskan, pembinaan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui pendidikan agar remaja siap menghadapi kehidupan berkeluarga di masa depan.
Lubenah juga mengungkapkan kompleksitas tantangan yang dihadapi remaja saat ini, terutama akibat perkembangan ruang digital dan perubahan pola interaksi sosial. “Di satu sisi membuka peluang besar, namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu diantisipasi,” jelasnya.
Menurut dia, remaja perlu dibekali kemampuan mengambil keputusan, menghadapi tekanan sosial, serta menjaga nilai-nilai dalam kehidupan bermasyarakat.
Karena itu, ia menekankan program pembinaan tidak boleh berhenti pada aspek formal atau seremonial, tetapi harus menjadi bagian dari pembangunan manusia secara utuh. "Program pembinaan harus mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya sebatas kegiatan, tetapi menghadirkan perubahan cara pandang, pemahaman, dan sikap,” tegasnya.
Dalam konteks tersebut, penguatan layanan keluarga dinilai penting dengan pendekatan yang relevan, adaptif, dan dekat dengan kehidupan remaja. Selain itu, Lubaenah menekankan pentingnya sinergi antarpihak agar program pembinaan berjalan efektif dan menjawab kebutuhan di lapangan.
Ia menambahkan, Kemenag mendorong penguatan edukasi, pendampingan, dan pengembangan praktik baik sebagai langkah konkret pembinaan generasi muda. "Perubahan besar selalu dimulai dari kualitas diri kita masing-masing. Dari situlah kita dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas,” pungkasnya.
Sumber:
https://bimasislam.kemenag.go.id/post/berita/mengapa-pembinaan-remaja-jadi-kunci-ketahanan-keluarga-ini-penjelasan-kemenag
Komentar
Informasi Terkini
Kemenag Tata Layanan KUA Lebih Terukur dan Terstandar
Berbasis PMA 24/2024, Kemenag Susun Standar Layanan KUA agar Lebih Adaptif
KUA Green Building dan Solar Panel Jadi Bagian Transformasi Ekoteologi Kemenag
Modus Penipuan Daftar Nikah Catut Nama KUA, Kemenag Imbau Masyarakat Gunakan Kanal Resmi
