BERITA

Puncak Arus Balik, KUA Siaga di Jalur Mudik Nasional

Keluarga Sakinah, 30 Maret 2026, 09:12 WIB

Masjid At-Takwa Salawu Ramah Pemudik Arus Balik

Tasikmalaya, Bimas Islam - Arus balik Lebaran di jalur selatan Jawa Barat mengalami peningkatan signifikan. Kepadatan lalu lintas pun terjadi di sejumlah titik, termasuk di sekitar Masjid Besar At-Takwa, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya, yang menjadi salah satu masjid ramah pemudik.

Untuk mendukung kelancaran layanan, seluruh pegawai KUA Kecamatan Salawu dikerahkan. Mereka turut membantu mengatur arus kunjungan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di area masjid.

Masjid Besar At-Takwa Salawu menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik yang singgah, baik untuk menunaikan salat maupun beristirahat. Berlokasi di jalur penghubung menuju Jawa Tengah, masjid ini dilengkapi fasilitas penting seperti area parkir, tempat istirahat, dapur, makanan ringan, hingga toilet yang dapat diakses selama 24 jam.

Plt. Kepala Seksi Bimas Islam Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Buhaeti, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan sembilan masjid ramah pemudik di titik-titik strategis jalur mudik wilayah Tasikmalaya. Petugas gabungan dari KUA, termasuk penghulu dan penyuluh agama, turut dilibatkan.

“Penyuluh dan penghulu kami kerahkan untuk membantu para pemudik. Mereka bertugas hampir 24 jam secara bergiliran dalam tiga shift: pagi, siang, dan malam,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Selain membantu mengatur arus pemudik, para petugas juga memberikan layanan administrasi, termasuk pengisian data. Seluruh layanan berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antarpetugas.

Masjid Besar At-Takwa yang berada di jalur strategis menuju Jawa Tengah ini menjadi salah satu titik singgah favorit. Setiap harinya, tidak kurang dari 200 pemudik mampir untuk beristirahat.

“Lokasinya yang strategis membuat masjid ini ramai dikunjungi. Petugas juga bersinergi dengan DKM dan pihak madrasah untuk memastikan pelayanan berjalan optimal,” tambah Ahmad.

Sementara itu, Kasubdit Kemasjidan, Nurul Badruttamam, mengapresiasi peran aktif KUA dalam pelayanan arus balik.

“Peran KUA tidak hanya terbatas pada pembinaan keagamaan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata. Keterlibatan dalam pelayanan mudik ini menjadi wujud fungsi sosial keagamaan,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara KUA, pengurus masjid, dan berbagai pihak terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Dengan berbagai layanan yang tersedia, Masjid Besar At-Takwa diharapkan dapat membantu pemudik beristirahat dengan nyaman, sehingga dapat melanjutkan perjalanan dengan aman hingga tujuan.

Sumber:
https://bimasislam.kemenag.go.id/post/berita/puncak-arus-balik-kua-siaga-di-jalur-mudik-nasional

Komentar