BERITA

Festival Kawinan Tanah Abang, Kemenag Sampaikan Tiga Pesan untuk Pengantin

Keluarga Sakinah, 15 Agustus 2026, 14:39 WIB

3 Pesan Dirjen Bimas Islam untuk Pengantin di Kawinan Tanah Abang

Jakarta, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan tiga pesan kepada pasangan pengantin yang mengikuti Nikah Massal dalam Festival Kawinan Tanah Abang 2026. Pesan tersebut mencakup penguatan keluarga, kepatuhan terhadap tuntunan agama dan ketentuan negara, serta pelestarian adat sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Abu saat menghadiri Festival Kawinan Tanah Abang 2026 di Masjid Fatahillah, Gedung Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Ia mengingatkan para pengantin bahwa perkawinan tidak berhenti pada pelaksanaan akad, tetapi menjadi awal perjalanan membangun keluarga yang kuat dan penuh keberkahan.

“Jadikan perkawinan sebagai ikhtiar membangun keluarga yang kuat, bukan hanya merayakan pesta yang meriah,” ujar Abu dalam sambutannya.

Menurutnya, perkawinan dalam Islam merupakan ikatan luhur yang memiliki dimensi ibadah, tanggung jawab, dan kemaslahatan. Karena itu, keluarga perlu dibangun di atas fondasi sakinah, mawaddah, rahmah, maslahah, serta penghormatan terhadap martabat masing-masing pasangan.

Pesan kedua berkaitan dengan pentingnya memastikan seluruh proses perkawinan berjalan sesuai tuntunan agama dan ketentuan negara. Abu Rokhmad menekankan kesiapan calon pengantin, pencatatan pernikahan, hingga pembinaan keluarga sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan membangun rumah tangga.

“Pastikan seluruh proses perkawinan berjalan sesuai tuntunan agama dan ketentuan negara, mulai dari kesiapan calon pengantin, pencatatan nikah, hingga pembinaan keluarga,” katanya.

Ia menjelaskan, kehadiran negara dalam urusan perkawinan bukan untuk mengambil alih kesakralan akad. Negara hadir melalui pencatatan pernikahan, layanan penghulu, bimbingan perkawinan, dan penguatan keluarga untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak warga negara.

Menurut Abu, pencatatan pernikahan juga penting untuk melindungi perempuan dan anak, menjaga hak keluarga, serta mencegah berbagai kerentanan sosial yang dapat muncul akibat perkawinan yang tidak tercatat.

Dalam kerangka penguatan keluarga Indonesia, pesan tersebut sejalan dengan perhatian Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar terhadap penguatan kehidupan beragama yang berdampak pada masyarakat.

Pesan ketiga menyangkut adat istiadat. Abu menilai tradisi perkawinan yang tumbuh di masyarakat, termasuk di Tanah Abang, dapat menjadi kekuatan sosial selama berjalan sejalan dengan ajaran agama, hukum negara, kesederhanaan, dan nilai kemanusiaan.

“Rawat adat istiadat sebagai identitas budaya yang mendidik, mempersatukan, dan menumbuhkan tanggung jawab sosial, bukan membebani keluarga atau melahirkan praktik yang berlebihan,” ucapnya.

Abu mengapresiasi seluruh pihak yang menggagas dan mendukung Festival Kawinan Tanah Abang 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat literasi perkawinan, meneguhkan peran KUA dan penghulu, sekaligus menghidupkan budaya lokal yang bermartabat.

“Kami berharap Festival Kawinan Tanah Abang tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama membangun keluarga Indonesia yang sakinah, maslahat, dan berdaya. Menurutnya, perkawinan merupakan pertemuan antara tuntunan agama, perlindungan negara, dan kearifan adat yang perlu dirawat bersama,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi, Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Adib, Plt. Kepala Kantor Kemenag Jakarta Pusat Robi Fadil, Kasubag TU Bina KUA dan Keluarga Sakinah Rama Wahdiyansyah, Ketua Umum APRI Madari, Regional CEO RO V Jakarta 2 Bank Syariah Indonesia Deden Durachman, Direktur Utama PT IKA Nurlela, serta Ketua DKM Fatahillah Tanah Abang Yasril Umar.

Sumber:
https://bimasislam.kemenag.go.id/post/berita/festival-kawinan-tanah-abang-kemenag-sampaikan-tiga-pesan-untuk-pengantin

Komentar