BERITA

Hadiri Nikah Massal di GBK, Ini Pesan Wamenag untuk Para Pengantin

Keluarga Sakinah, 05 September 2026, 16:32 WIB

Wamenag Hadiri Nikah Massal Ikatan Cinta di Jakarta

Jakarta, Bimas Islam — Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo R. Muhammad Syafi’i menghadiri nikah massal bertajuk “Ikatan Cinta” yang digagas Yayasan Meutia Hatta berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan Bank Syariah Indonesia di Tennis Indoor Stadium Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Satu Abad Rahmi Hatta 1926–2026 sekaligus Blissful Mawlid 1448 H.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenag berpesan kepada para pengantin agar menjaga cinta dan kasih sayang dalam kehidupan rumah tangga.

Wamenag mengatakan, cinta dan kasih sayang yang mempertemukan pasangan merupakan anugerah dari Allah Swt. Karena itu, setelah akad nikah dilaksanakan, tugas pasangan suami istri adalah menjaga anugerah tersebut.

“Cinta dan kasih sayang yang mempersatukan kalian hari ini itu tidak kalian pelajari, tidak kalian beli, dan bukan pemberian seseorang. Itu benar-benar gift, anugerah dari Allah Swt.,” ujar Wamenag.

Menurutnya, menjaga cinta dan kasih sayang dalam rumah tangga harus diawali dengan kepercayaan antara suami dan istri. Pasangan suami istri, kata dia, perlu lebih mempercayai pasangannya daripada perkataan orang lain.

“Suami, percayalah kepada istrimu. Apa pun yang dikatakan orang, kau harus percaya kepada istrimu. Istri, percayalah kepada suamimu. Apa pun yang dikatakan orang, percayalah kepada suamimu,” katanya.

Wamenag juga mengingatkan para pengantin agar menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam membangun rumah tangga. Menurutnya, kebahagiaan dalam pernikahan tidak hanya ditentukan oleh kondisi materi, tetapi juga oleh ketaatan kepada Allah Swt.

“Kalau kalian hari ini bahagia karena mematuhi perintah Allah, maka kalau ingin tetap bahagia, jadikanlah rumah tangga kalian sebagai tempat yang paling kuat, tempat yang paling nyaman untuk kalian belajar dan tumbuh bersama serta mendekatkan hati kepada Allah Swt.,” tuturnya.

Wamenag mendoakan para pengantin menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta rezeki yang halal dan baik.

“Semoga pernikahan kalian diridai Allah dan kalian menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Wamenag juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Meutia Hatta yang telah menggagas nikah massal tersebut. Menurutnya, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi hambatan sosial dan ekonomi dalam melangsungkan pernikahan.

Ia menjelaskan, secara administratif biaya pernikahan tidak mahal, terlebih ketika difasilitasi secara gratis. Namun, faktor sosial dan budaya terkadang menjadi hambatan bagi sebagian masyarakat untuk melangsungkan pernikahan.

“Karena itu banyak yang melakukan nikah siri. Ketika muncul persoalan, misalnya terkait status anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut, ada upaya yang sekarang difasilitasi oleh Mahkamah Agung, namanya isbat nikah,” jelasnya.

Wamenag menilai negara perlu hadir untuk membantu masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan pelayanan dalam urusan perkawinan. Ia mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam penyelenggaraan nikah massal “Ikatan Cinta”, termasuk Yayasan Meutia Hatta dan pihak lain yang memberikan dukungan.

Hal itu sejalan dengan pandangan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyatakan bahwa negara tidak cukup hanya hadir untuk mengesahkan pernikahan, tetapi juga perlu menjaga keberlangsungan rumah tangga. Menurut Menag, upaya tersebut penting sebagai bentuk perlindungan keluarga sekaligus investasi masa depan bangsa.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai daerah. Menurutnya, masih banyak masyarakat di sejumlah wilayah yang membutuhkan dukungan untuk melangsungkan pernikahan secara sah.

“Kami sudah mendengar beberapa daerah yang menunggu hadirnya Yayasan Meutia Hatta untuk melakukan kegiatan serupa. Ada di Sumatera Utara, ada di Maluku, ada di Sulawesi, ada di Papua,” katanya.

Wamenag juga mengucapkan selamat kepada para pengantin yang telah melaksanakan akad nikah. Ia berharap pernikahan tersebut menjadi awal kehidupan keluarga yang harmonis dan diridai Allah Swt.

Hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat Kementerian Agama, yaitu Sekretaris Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Lubenah, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi, serta Direktur Jaminan Produk Halal Muhammad Fuad Nasar.

Sumber:
https://bimasislam.kemenag.go.id/post/berita/hadiri-nikah-massal-di-gbk-ini-pesan-wamenag-untuk-para-pengantin-11

Komentar